BREAKING
7 Ciri-Ciri Kecerdasan Emosionalmu Rendah, Apa Saja Tandanya?
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Otomotif & Mobilitas

Geotab Sebut Telematika Bisa Kelola Biaya, Bukan Sekadar Lacak Lokasi

Geotab Sebut Telematika Bisa Kelola Biaya, Bukan Sekadar Lacak Lokasi
Foto & Sumber: detikOto

Banyak perusahaan armada masih menanyakan satu hal saja: “Di mana kendaraan saya?” Sejak awal era GPS, jawaban “di sana” sudah dianggap cukup.

Namun saat harga bahan bakar naik, regulasi keselamatan menjadi lebih ketat, dan tuntutan efisiensi operasional semakin tinggi, pertanyaan itu tidak lagi cukup.

Geotab, penyedia solusi telematika asal Kanada, mengklaim bahwa platformnya tidak sekadar menampilkan lokasi. Ia menghubungkan data mesin, perilaku pengemudi, dan analitik operasional ke dalam satu ekosistem yang dapat mengendalikan biaya. Dalam praktiknya, perusahaan armada dapat memanfaatkan sistem ini untuk memantau konsumsi bahan bakar, memperkirakan perawatan, dan menilai kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Bagaimana telematika bekerja di balik layar

Telematika adalah kombinasi teknologi informasi dan komunikasi yang mengumpulkan, mengirim, dan menganalisis data kendaraan. Sistem ini biasanya terdiri dari tiga komponen utama:

BACA JUGA Ini Deretan Fitur Unggulan Trio Moto G Terbaru
  • Sensor kendaraan – mengukur variabel mesin (misalnya, rpm, suhu oli, tekanan rem) dan kondisi kendaraan (kecepatan, jarak tempuh).
  • Unit telemetri – mengolah data sensor dan menyiapkannya untuk transmisi. Unit ini juga terhubung ke jaringan seluler atau satelit.
  • Platform analitik – mengkonsolidasikan data dari semua unit, menambah data input pengemudi (misalnya, GPS, kecepatan, waktu berhenti), dan menerapkan algoritma untuk mengidentifikasi pola.

Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mengetahui di mana kendaraan berada, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut beroperasi. Misalnya, sistem dapat menandai “kecepatan berlebih” atau “jarak tempuh berlebih” yang biasanya berkontribusi pada konsumsi bahan bakar berlebih.

Manfaat konkret bagi armada

  • Manfaat: Dampak bagi perusahaan
  • Pengurangan konsumsi bahan bakar: Data real‑time tentang kecepatan dan akselerasi memungkinkan pengemudi menyesuaikan perilaku, sehingga menurunkan penggunaan bahan bakar hingga 10‑15 % (data internal Geotab).
  • Pemeliharaan prediktif: Algoritma memprediksi kapan komponen seperti timing belt atau sistem rem perlu diganti, menghindari kerusakan tak terduga dan biaya perbaikan tinggi.
  • Kepatuhan keselamatan: Pencatatan pelanggaran (misalnya, pengereman mendadak, kecepatan berlebih) membantu perusahaan menyesuaikan pelatihan dan mengurangi risiko kecelakaan.
  • Transparansi biaya: Dashboard biaya per kendaraan memudahkan pengelola armada mengidentifikasi kendaraan “berat” dan merancang strategi penggantian atau perbaikan.
  • Pengurangan risiko pencurian: Meskipun bukan satu-satunya solusi, data GPS yang akurat mengurangi waktu pencarian dan biaya ganti kendaraan.

Menurut data Geotab, perusahaan yang mengimplementasikan sistem telematika rata‑rata menghemat 12 % biaya bahan bakar dalam 12 bulan pertama. Di Indonesia, di mana harga bensin dan solar telah naik lebih dari 20 % dalam dua tahun terakhir, penghematan ini dapat berarti tambahan dana 10‑15 % untuk perbaikan armada atau ekspansi.

Tantangan dan solusi

Meskipun potensi manfaatnya jelas, adopsi telematika masih menghadapi beberapa hambatan:

BACA JUGA Ngecas Mobil Listrik BYD Ini Lebih Cepat dari Antre BBM di SPBU
  • Biaya awal – investasi unit telemetri dan langganan cloud. Namun, perhitungan break‑even biasanya terjadi dalam 12‑18 bulan, tergantung ukuran armada.
  • Keterbatasan jaringan – di daerah terpencil, konektivitas seluler dapat menghambat data real‑time. Penyedia seperti Geotab menawarkan opsi satelit untuk mengatasi masalah ini.
  • Kesulitan integrasi – sistem lama (misalnya, telematika berbasis GPS saja) perlu migrasi. Penyedia biasanya menawarkan layanan konsultasi dan pelatihan.

Untuk memaksimalkan manfaat, perusahaan harus:

  1. Melakukan audit armada – identifikasi kendaraan dengan konsumsi tinggi atau frekuensi perbaikan tinggi.
  2. Menetapkan KPI – misalnya, target penghematan bahan bakar 10 % dan pengurangan kecelakaan 20 %.
  3. Melatih pengemudi – menggunakan data telematika sebagai umpan balik langsung, bukan sekadar “penegasan disiplin”.
  4. Menggunakan data untuk pengambilan keputusan – menyesuaikan rute, jadwal perawatan, dan strategi penggantian kendaraan.

Geotab tidak hanya menampilkan peta; ia menampilkan cerita lengkap tentang bagaimana kendaraan beroperasi. Dengan menggabungkan data mesin, perilaku pengemudi, dan analitik, platform ini memberi perusahaan kontrol penuh atas biaya dan keselamatan. Di tengah fluktuasi harga bahan bakar, regulasi keselamatan yang semakin ketat, dan kebutuhan akan efisiensi operasional, telematika menjadi alat penting bagi operator armada yang ingin tetap kompetitif dan berkelanjutan. Investasi awalnya mungkin terasa besar, namun hasilnya – penghematan biaya, pengurangan kecelakaan, dan peningkatan transparansi – menjadikannya solusi yang layak dipertimbangkan.

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan detikOto. Baca Berita Asli di detikOto →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
GADGET & ELEKTRONIK Shopee Pilihan Redaksi

Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari

Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.

Cek Promo Gadget →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Garasi Raline Shah: Dari Toyota Alphard hingga Mercedes-Benz, Bukti Kenyamanan Mewah di Balik Mundurnya Stafsus Komdigi SELANJUTNYA Detik-detik Mengerikan Kembaran Avanza Terangkat di Tol Kena Puting Beliung
GADGET & ELEKTRONIK Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Cek Promo Gadget →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!