BREAKING
Telkomsel 5G dan AI: Apa yang Bisa Dilakukan Bersama
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Tekno & AI

Cara Hacker Retas Kulkas Supermarket Prancis hingga Jadi 50 Derajat C

Cara Hacker Retas Kulkas Supermarket Prancis hingga Jadi 50 Derajat C
Foto & Sumber: CNN Indonesia

Serangan siber yang menargetkan jaringan kulkas berpendingin di lebih dari seratus outlet supermarket di Prancis menyebabkan suhu dalam unit naik drastis hingga 50 °C.

Kantor Kejaksaan Prancis mengonfirmasi bahwa peretas mengeksploitasi celah pada perangkat lunak manajemen pendingin yang dipasang di kulkas “smart” – unit yang terhubung ke jaringan internal toko untuk memantau suhu, mengatur stok, dan melaporkan kerusakan secara otomatis. Celah tersebut memungkinkan penyerang mengirim perintah berbahaya ke sistem kontrol, mematikan kompresor pendingin dan memanipulasi thermostat (pengatur suhu).

Bagaimana Serangan Bisa Terjadi

  • Kerentanan perangkat lunak – Vendor perangkat lunak belum memperbarui modul otentikasi, sehingga peretas dapat masuk lewat port terbuka pada jaringan Wi‑Fi toko.
  • Jaringan internal yang tidak tersegmentasi – Kulkas terhubung langsung ke jaringan yang sama dengan sistem kasir dan inventaris, sehingga satu titik masuk memberi akses ke ribuan unit.
  • Kurangnya patch keamanan – Pembaruan keamanan terakhir dirilis tiga bulan sebelum serangan, namun banyak supermarket belum menginstalnya karena prosedur persetujuan yang lambat.
BACA JUGA Daftar 22 Aplikasi Berisiko Tinggi di RI, Banyak Digunakan Sehari-Hari

Peretas tidak hanya mematikan pendingin; mereka juga mengubah nilai suhu target menjadi 50 °C, nilai yang berada di luar rentang operasional kulkas. Sistem alarm suhu yang biasanya memberi peringatan pada kenaikan 5 °C tidak terpicu karena perintah manipulasi menonaktifkan notifikasi.

Dampak Langsung pada Konsumen dan Pedagang

Kerusakan makanan yang meluas diperkirakan menimbulkan kerugian finansial lebih dari €30 juta (sekitar Rp 540 miliar). Produk segar – daging, ikan, produk susu – menjadi tidak layak jual, memaksa supermarket menurunkan harga secara drastis atau membuang stok. Kebakaran yang terjadi di tiga toko menambah beban asuransi dan menimbulkan gangguan operasional selama 24‑48 jam.

Bagi konsumen, insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan pangan dan privasi data. Beberapa pelanggan melaporkan penurunan kepercayaan terhadap sistem “smart” di toko, terutama yang menyimpan data kartu loyalitas dan riwayat belanja.

Respons Pemerintah dan Regulator

  • Kejaksaan Prancis membuka penyelidikan kriminal atas pelanggaran keamanan siber, mengacu pada Undang‑Undang Keamanan Sistem Informasi (LPM).
  • CNIL (Komisi Nasional Informatika dan Kebebasan) mengeluarkan peringatan kepada semua pengecer ritel makanan untuk melakukan audit keamanan IoT (Internet of Things) dalam 30 hari ke depan.
  • EU Cybersecurity Act menegaskan keharusan sertifikasi keamanan bagi perangkat yang terhubung ke jaringan publik, termasuk kulkas komersial.

Langkah Mitigasi yang Dapat Diambil Supermarket

  1. Segregasi jaringan – Memisahkan jaringan IoT dari jaringan operasional utama toko dengan firewall khusus.
  2. Pembaruan rutin – Menetapkan kebijakan patch otomatis untuk semua perangkat lunak manajemen pendingin.
  3. Monitoring anomali – Menggunakan sistem deteksi intrusi (IDS) yang dapat mengidentifikasi perubahan suhu atau perilaku tidak wajar pada perangkat.
  4. Pelatihan staf – Memberikan pengetahuan dasar tentang keamanan siber kepada teknisi dan manajer toko, sehingga mereka dapat mengidentifikasi tanda‑tanda serangan lebih awal.
BACA JUGA Aturan Kuota Hangus Belum Dipatuhi Penuh, Komdigi Terus Tagih Operator

Apa yang Harus Dilakukan Konsumen

  • Periksa tanggal kedaluwarsa pada produk yang dibeli, terutama yang disimpan dalam pendingin di toko.
  • Laporkan suhu tidak wajar pada produk yang terasa hangat atau berubah bau kepada petugas toko.
  • Gunakan aplikasi perbandingan harga untuk memantau potensi kenaikan harga akibat kerugian stok.

Insiden ini menegaskan bahwa konektivitas tidak otomatis menjamin efisiensi. Tanpa kontrol keamanan yang ketat, perangkat “pintar” dapat menjadi pintu masuk bagi penjahat siber, mengancam tidak hanya data tetapi juga kesehatan publik. Supermarket dan regulator harus mempercepat standar keamanan IoT, sementara konsumen tetap waspada terhadap perubahan kualitas produk di rak.

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNN Indonesia. Baca Berita Asli di CNN Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
GADGET & ELEKTRONIK Shopee Pilihan Redaksi

Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari

Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.

Cek Promo Gadget →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir SELANJUTNYA Ambisi Emil Audero Bawa Timnas Indonesia Garang Lawan Tim Eropa
GADGET & ELEKTRONIK Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Cek Promo Gadget →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!