BREAKING
Kabut Asap Indonesia Bikin Maskapai Malaysia Batal Terbang ke Singapura
KABARVIRAL 62
INDONESIA VERIFIED NEWSROOM
Tekno & AI

Raline Shah Resmi Mundur dari Stafsus Menkomdigi, Ini Alasannya

Raline Shah Resmi Mundur dari Stafsus Menkomdigi, Ini Alasannya
Foto & Sumber: CNBC Indonesia

Bioskop dan layar TV mungkin masih sering menampilkan wajah Raline Shah, namun panggungnya di ruang digital negara kini resmi ditutup. Pada Selasa (13/10/2026), aktris sekaligus publik figur ini mengundurkan diri dari posisi Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Selama menjabat, Raline tidak hanya duduk di kursi kantor. Ia menjadi jembatan penting bagi Komdigi untuk memperluas jangkauan kemitraan global dan, yang paling krusial, membumikan isu literasi digital. Salah satu kontribusi nyatanya adalah mendorong implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau yang akrab disebut PP Tunas. Regulasi ini ibarat "sabuk pengaman" di dunia maya, dirancang khusus untuk melindungi anak-anak dari konten berisiko di platform elektronik. Raline turut terlibat dalam inisiatif keamanan digital tersebut, memastikan agar aturan tebal di atas kertas benar-benar dipahami oleh masyarakat awam.

Dalam pernyataan resminya, Raline mengungkapkan bahwa keputusan ini lahir dari pertimbangan matang terkait komitmen personal dan profesional yang terus berkembang, termasuk keberlanjutan kariernya di industri hiburan. "Saya sangat bersyukur atas kepercayaan... dan saya merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke babak berikutnya," ujarnya. Ia menegaskan bahwa meskipun mundur dari struktur kementerian, dukungannya terhadap transformasi digital Indonesia tidak akan surut.

BACA JUGA Aturan Kuota Hangus Belum Dipatuhi Penuh, Komdigi Terus Tagih Operator

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menyambut keputusan tersebut dengan sikap hangat. "Kami mengapresiasi kontribusi Raline... dan menghormati keputusannya untuk melanjutkan perjalanan profesionalnya," kata Meutya. Respons ini penting karena menunjukkan bahwa hubungan kerja sama di instansi pemerintah tidak selalu kaku; ia bisa tetap solid bahkan setelah salah satu pihak memutuskan untuk berpisah. Bagi publik, ini adalah contoh bagaimana figur publik bisa memberikan dampak nyata tanpa harus mengorbankan seluruh karier seni mereka.

Untuk masyarakat biasa, apa artinya ini? Artinya, era di mana "wajah familiar" membantu menyederhanakan isu rumit seperti keamanan data anak di internet mungkin akan memasuki fase baru. Tantangan ke depan bukan lagi soal siapa yang bicara, melainkan apakah substansi perlindungan digital seperti PP Tunas tetap berjalan efektif. Publik kini menunggu apakah Komdigi akan segera menunjuk pengganti dengan profil yang mampu meneruskan estafet edukasi digital, atau justru fokus pada penguatan regulasi internal. Satu hal yang pasti, perjuangan melindungi generasi muda dari bahaya siber tetap menjadi agenda utama yang tidak boleh ditinggalkan, siapa pun yang menduduki kursi tersebut.

BACA JUGA Komdigi Buka Suara Soal Pemadaman Internet di Batam
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNBC Indonesia. Baca Berita Asli di CNBC Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
GADGET & ELEKTRONIK Shopee Pilihan Redaksi

Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari

Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.

Cek Promo Gadget →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Rins Ingin Marshal Pertamina MotoGP Mandalika Minta Maaf SELANJUTNYA Banyak Pinjol Bangkrut, OJK Siapkan Aturan Baru Lindungi Lender
Tautan berhasil disalin ke clipboard!