Kabut Asap Indonesia Bikin Maskapai Malaysia Batal Terbang ke Singapura
JAKARTA / INDONESIA — Maskapai penerbangan Malaysia, Firefly Airlines, membatalkan sejumlah rute penerbangan menuju Singapura akibat penurunan jarak pandang ekstrem yang dipicu kabut asap lintas batas dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah provinsi di Sumatera dan Kalimantan kembali menimbulkan dampak polusi lintas batas (transboundary haze). Otoritas penerbangan sipil di kawasan Asia Tenggara mencatat penurunan jarak pandang ekstrem di koridor udara Selat Malaka hingga di bawah ambang batas minimum keselamatan penerbangan komersial.
Kondisi cuaca buruk tersebut memaksa maskapai penerbangan regional mengambil langkah mitigasi darurat guna menjamin keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Penangguhan Rute Subang–Seletar oleh Firefly Airlines
- Manajemen maskapai penerbangan bertarif rendah asal Malaysia, Firefly Airlines, secara resmi memperpanjang masa penangguhan penerbangan harian yang menghubungkan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah di Subang, Selangor, dengan Bandara Seletar di Singapura:
- Kendala Teknis Turboprop: Armada pesawat ATR 72-500 yang dioperasikan Firefly mengandalkan navigasi visual dan instrumen bandara Seletar yang mensyaratkan jarak pandang minimal 1.500 meter. Selubung asap tebal menurunkan visibilitas landasan pacu hingga kurang dari 700 meter.
- Kebijakan Pengembalian Dana: Manajemen Firefly menyediakan opsi pengalihan penerbangan via Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) menuju Bandara Changi, atau pengembalian dana penuh (full refund) bagi ribuan calon penumpang yang terdampak.
- Kerugian Industri Penerbangan: Asosiasi maskapai regional memperkirakan pembatalan rute komuter bisnis ini menimbulkan potensi kerugian operasional mencapai puluhan miliar rupiah per pekan jika kebakaran hutan tidak segera tertangani.
Peningkatan Hotspot dan Sorotan Diplomasi Lingkungan ASEAN
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi citra satelit mendeteksi lonjakan lebih dari 1.800 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Sumatera Selatan, Riau, dan Kalimantan Barat. Arah angin muson barat daya mendorong kepulan asap pekat melintasi Selat Malaka menuju Semenanjung Malaysia dan Singapura.
Kementerian Lingkungan Hidup Malaysia telah mengirimkan surat resmi kepada sekretariat ASEAN mengacu pada ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution. Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengerahkan 12 armada helikopter water bombing serta operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan, sembari menyegel sedikitnya 18 konsesi perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri yang lahannya terbukti terbakar.
Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.