Karyawan OpenAI Ditangkap, Diduga Pasang Penyadap di Ruang Rapat
JAKARTA / INDONESIA — Seorang karyawan perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI ditangkap usai diduga memasang alat penyadap di ruang rapat kantor pusat perusahaan tersebut. Selain bukti CCTV, penyidik juga menemukan bukti pelaku berdiskusi dengan AI terkait aksi penyadapan ini.
Seorang warga negara Arab Saudi berusia 35 tahun, Abdulrahman Alfozan, ditangkap pada Jumat (9/10) dan menjalani sidang perdana pada Selasa (13/10) di pengadilan federal terkait dugaan penyadapan di kantor pusat OpenAI, San Francisco, Amerika Serikat (AS).
"Menurut pengaduan yang dibuka hari ini, Abdulrahman Alfozan diduga menyembunyikan alat perekam rahasia di dalam ruang konferensi eksekutif perusahaan tempatnya bekerja untuk secara diam-diam merekam komunikasi sensitif tentang teknologi super intelligence (AI) perusahaan," kata Direktur FBI Kash Patel pada Selasa (13/10), dikutip dari siaran pers Kantor Kejaksaan Amerika Serikat (AS).
- Bos Microsoft: Regulasi Produk Susu Lebih Ketat daripada AI
- AI Bisa Menyebar Lewat Perangkat Rumah, Ini Temuan Anthropic
Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.