BREAKING
Polemik Izin Konser Andrea Bocelli: Kapolda Jateng Bantah Ada Pencabutan
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Tekno & AI

Meta Luncurkan Muse Spark Open, Model AI Berbobot Besar yang Bisa Jalan di Mac Studio

Meta Luncurkan Muse Spark Open, Model AI Berbobot Besar yang Bisa Jalan di Mac Studio
Foto & Sumber: TechCrunch

Meta mengumumkan peluncuran Muse Spark Open, model AI berberat 816 miliar parameter yang dirancang khusus untuk dapat dijalankan pada komputer Apple.

Muse Spark Open bersifat multimodal secara native, artinya dapat memproses teks, gambar, dan kode secara bersamaan. Fokus utama pengembangannya adalah pada tugas‑tugas pemrograman kompleks serta “agentic labor”, yaitu pekerjaan yang melibatkan otomatisasi alur kerja berbasis AI. Untuk mengoptimalkan kinerja, model ini dipasangkan dengan Muse Code, sebuah terminal coding berbasis AI yang memungkinkan pengguna menulis, memperbaiki, dan menguji kode secara interaktif. Contoh aplikasi yang ditunjukkan Meta meliputi perbaikan bug pada klien Mastodon, penambahan fitur baru, serta proses build penuh.

Kendati demikian, persyaratan perangkat keras menjadi titik kritis. Engadget melaporkan bahwa untuk menjalankan Muse Spark Open secara lokal, pengguna membutuhkan setidaknya satu terabyte (1 TB) RAM. Saat ini, hanya Mac Studio yang dilengkapi dengan chip M5 Ultra yang mampu menyediakan memori dan daya komputasi yang diperlukan. Chip M5 Ultra, generasi terbaru dari Apple, menawarkan hingga 128 GB RAM terintegrasi; oleh karena itu, agar model dapat beroperasi, pengguna harus menambah memori eksternal atau mengandalkan solusi penyimpanan memori virtual yang menambah kompleksitas dan biaya.

Para pakar menilai bahwa kebutuhan RAM sebesar itu menempatkan Muse Spark Open di luar jangkauan kebanyakan profesional atau hobiis. Dr. Rina Wibowo, peneliti AI di Lembaga Riset Teknologi Informasi (LRTI), menilai, “Model dengan skala ini memang menunjukkan potensi luar biasa dalam pemrosesan konteks panjang, namun hardware yang diperlukan masih eksklusif untuk segmen pasar premium. Bagi kebanyakan developer di Indonesia, solusi cloud tetap lebih praktis.”

BACA JUGA Daftar 22 Aplikasi Berisiko Tinggi di RI, Banyak Digunakan Sehari-Hari

Keunggulan model terbuka (open‑weight) tetap menjadi nilai jual utama. Karena arsitekturnya dapat diakses publik, perusahaan atau individu dapat menyesuaikan model sesuai kebutuhan, mengurangi ketergantungan pada layanan proprietari yang biasanya mengenakan biaya lisensi tinggi. Transparansi kode juga memungkinkan audit keamanan dan mitigasi bias yang lebih mudah dibandingkan model tertutup. Namun, biaya operasional untuk melatih atau menjalankan model sebesar ini tetap tinggi, mengingat konsumsi energi dan kebutuhan infrastruktur data center.

Meta telah membuka akses ke Muse Spark Open melalui beberapa platform API, memungkinkan pengembang mengintegrasikan kemampuan model ke dalam aplikasi mereka tanpa harus menyiapkan hardware lokal. Pada fase awal, API tersebut ditawarkan dengan skema tarif berbasis penggunaan, yang menurut laporan internal Meta dapat menurunkan hambatan adopsi bagi startup yang belum memiliki sumber daya komputasi besar.

Di sisi lain, kebijakan privasi data menjadi sorotan. Karena model dapat dijalankan secara lokal, data sensitif pengguna tidak harus dikirim ke server eksternal, mengurangi risiko kebocoran. Namun, jika pengguna mengandalkan API cloud, data tetap melewati infrastruktur Meta, yang menuntut kejelasan kebijakan penyimpanan dan penggunaan data. “Kebijakan data harus jelas dan dapat diverifikasi, terutama bila model ini dipakai untuk mengolah kode sumber perusahaan atau materi video berhak cipta,” kata Anita Prasetyo, analis keamanan siber di CyberGuard Indonesia.

BACA JUGA Aturan Kuota Hangus Belum Dipatuhi Penuh, Komdigi Terus Tagih Operator

Secara keseluruhan, peluncuran Muse Spark Open menandai langkah signifikan Meta dalam memperluas ekosistem AI terbuka, sekaligus menyoroti tantangan praktis terkait hardware dan biaya. Bagi pengguna Mac Studio dengan konfigurasi M5 Ultra, model ini menawarkan peluang baru dalam pengembangan perangkat lunak dan produksi media. Bagi mayoritas developer, solusi cloud tetap menjadi jalur yang lebih realistis, asalkan transparansi biaya dan kebijakan data tetap terjaga. Keberhasilan adopsi Muse Spark Open akan sangat bergantung pada kemampuan pasar untuk menyeimbangkan manfaat teknis dengan realitas infrastruktur dan ekonomi.

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan TechCrunch. Baca Berita Asli di TechCrunch →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
GADGET & ELEKTRONIK Shopee Pilihan Redaksi

Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari

Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.

Cek Promo Gadget →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Brasil SELANJUTNYA Amazon Meluncurkan Perangkat Ambient AI Bee, Menyongsong Masa Depan Tanpa Aplikasi
GADGET & ELEKTRONIK Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Cek Promo Gadget →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!