Prismm Inovasi Digital Menyederhanakan Transfer Warisan Bank
JAKARTA / INDONESIA — Prismm, startup asal Amerika yang didirikan oleh saudara perempuan Martha Underwood dan Shella Sylla, menawarkan solusi digital bagi bank agar proses transfer aset keluarga setelah pemilik rekening meninggal dapat dis...
Pada tahap awal, para pendiri menyadari betapa sulitnya proses administrasi warisan ketika terjadi tragedi. “Kami melihat keluarga yang tidak tahu di mana dokumen penting dan bagaimana mengakses rekening bank saat orang tua mereka meninggal,” ungkap Underwood. Pengalaman pribadi keluarga mereka, di mana ayah mereka terperangkap di rumah sakit akibat kecelakaan saat membersihkan atap setelah badai Irma, menjadi pemicu ide ini. Ketidakpastian tentang lokasi dokumen keuangan membuat proses pengelolaan keuangan keluarga menjadi kacau.
Masalah ini semakin jelas ketika Underwood bekerja di sebuah bank selama pandemi COVID‑19. Banyak klien datang dengan anggota keluarga yang tewas dan harus mencari rekening, memahami tagihan, serta menyiapkan dukungan keuangan untuk pasangan yang masih hidup. Menurutnya, “ini masih sangat manual. Kita bisa mem-digitalkan proses ini.” Akhirnya, Prismm lahir sebagai platform yang menyederhanakan alur transisi aset.
Berfungsi seperti sistem “beneficiary” pada kartu kredit, Prismm memungkinkan pemilik rekening menambahkan anggota keluarga sebagai akses terbatas. Semua dokumen penting, seperti surat wasiat, bukti kepemilikan, dan dokumen identitas, diunggah ke sistem sejak pendaftaran. Ketika pemilik rekening meninggal, benefisiar yang telah ditentukan dapat masuk ke akun, melihat semua aset, dan memulai transfer digital tanpa harus datang ke kantor bank. Proses ini dapat dilakukan secara remote, bahkan jika anggota keluarga berada di negara bagian berbeda.
Prismm telah memamerkan konsepnya di TechCrunch Disrupt 2026, di mana mereka menekankan bahwa “infrastruktur warisan masih tertinggal di era digital.” Dengan integrasi API ke sistem perbankan, Prismm dapat mengirimkan data secara aman dan mematuhi regulasi perlindungan data. Bank-bank besar di Amerika telah menunjukkan minat, dan beberapa sedang meneliti pilot program dengan platform ini.
Dari sisi pengguna, keuntungan utama adalah:
- Kecepatan: Transfer dapat selesai dalam hitungan jam dibandingkan berhari-hari.
- Kenyamanan: Semua dokumen tersedia di satu tempat, mengurangi kebingungan keluarga.
- Keamanan: Verifikasi identitas dan persetujuan benefisiar sudah terdaftar, meminimalisir risiko penipuan.
Namun, tantangan tetap ada. Integrasi dengan sistem perbankan legacy memerlukan kerja sama teknis yang kompleks, dan regulasi perbankan di setiap negara bagian dapat berbeda. Prismm harus menyesuaikan kebijakan privasi dan kepatuhan hukum untuk setiap wilayah.
Bagi masyarakat Indonesia, inovasi ini menyoroti perlunya digitalisasi proses warisan. Saat ini, banyak bank di Indonesia masih mengandalkan prosedur manual, yang sering menimbulkan keterlambatan dan kesulitan bagi keluarga yang kehilangan orang terkasih. Dengan model Prismm, bank dapat menawarkan layanan “one‑stop” untuk warisan, meningkatkan kepercayaan nasabah, dan mempercepat penyelesaian administrasi.
Prismm menunjukkan bahwa masalah warisan, yang selama ini dianggap sebagai tugas manual, dapat dipecahkan melalui teknologi. Jika bank Indonesia mengadopsi pendekatan serupa, proses penyaluran aset setelah kematian dapat menjadi lebih cepat, transparan, dan aman bagi keluarga yang sedang berduka.
Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.