Sally Rooney Tak Bisa Jual Buku Lagi usai Dukung Palestina
JAKARTA / INDONESIA — Jakarta, CNBC Indonesia - Penulis novel Normal People, Sally Rooney, tak lagi dapat menjual buku-bukunya di Inggris setelah dukungannya terhadap kelompok pro-Palestina, Palestine Action. Hal ini karena dukungan Rooney terhadap lembaga tersebut dinilai berbenturan dengan undang-undang antiterorisme Inggris.
Penerbit Rooney, Faber, memutuskan menghentikan distribusi seluruh karya penulis asal Irlandia itu di Inggris. Keputusan tersebut diambil setelah penerbit menyatakan tidak dapat menyalurkan royalti hasil penjualan buku kepada Rooney akibat ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam pernyataan pada Rabu (14/10), Faber menyebut situasi tersebut tidak dapat diterima. Mereka menegaskan keputusan penghentian distribusi telah disepakati bersama Rooney dan tidak akan memengaruhi penjualan buku-bukunya di negara lain.
Rooney juga menyatakan persetujuannya terhadap keputusan tersebut. Ia mengaku telah berupaya bersikap terbuka kepada publik mengenai keyakinan dan niatnya, serta siap menghadapi konsekuensi dari sikap yang diambilnya.
"Saya telah berupaya sejujur mungkin kepada publik mengenai keyakinan dan niat saya, dan saya sepenuhnya siap menerima konsekuensinya," kata Rooney dalam pernyataannya kepada The Guardian.
Persoalan ini bermula ketika pemerintah Inggris menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang berdasarkan undang-undang antiterorisme pada Juli 2025.
Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.