SK Hynix Tawar Peralatan Chip ke Pabrik China demi Pembangunan Fasilitas di AS
SK Hynix, produsen memori terkemuka dunia, kini menegosiasikan aliran peralatan chip ke fasilitasnya di Dalian, China, sebagai syarat untuk melanjutkan pembangunan pabrik semikonduktor di Amerika Serikat.
Unit memori flash Solidigm, anak perusahaan SK Hynix, meminta persetujuan pemerintah AS untuk mengirim peralatan pembuatan chip ke pabrik Dalian. Hal ini diharapkan memungkinkan Solidigm menambah kapasitas produksi NAND flash, komponen penting bagi penyimpanan solid-state yang dipakai di laptop, smartphone, dan pusat data AI. Menurut laporan Reuters, Solidigm berencana memanfaatkan ruang kosong di pabrik Mod B yang selesai dibangun pada 2023 untuk memasang mesin tambahan.
Di sisi lain, SK Hynix menegaskan bahwa ia tidak berencana memperluas kapasitas di fasilitas Dalian. Pabrik tersebut telah beroperasi di bawah izin tahunan yang diberikan pemerintah AS kepada Samsung dan SK Hynix untuk mengirim peralatan chip ke China. Instalasi tambahan di Dalian dilakukan atas persetujuan dan koordinasi dengan otoritas AS, menegaskan kepatuhan terhadap peraturan ekspor.
Regulasi ekspor chip AS telah mengalami dua fase utama. Pertama, pada Oktober 2022, Washington memberlakukan pembatasan luas terhadap ekspor chip canggih dan peralatan pembuatan chip ke China. Kedua, pada 2023, peraturan tersebut diperketat lagi. Pada September 2025, administrasi Trump mencabut pengecualian ekspor khusus bagi fasilitas SK Hynix, Samsung, dan Intel di China. Sejak saat itu, pemerintah AS secara rutin memperbaharui lisensi tahunan bagi Samsung dan SK Hynix, sementara SK Hynix kini menegosiasikan aliran peralatan tambahan melalui Solidigm.
Sementara itu, U.S. Commerce Secretary Howard Lutnick, pada Juli 2026, menyatakan keinginannya agar Samsung dan SK Hynix membangun pabrik chip di AS. Ia menjanjikan perundingan dengan kedua perusahaan, termasuk Solidigm, yang diperkirakan akan memulai IPO pada 2027. Menurut analisis TrendForce, harga NAND flash diproyeksikan naik 15% hingga 20% pada kuartal keempat, berkat lonjakan permintaan pusat data AI. IPO Solidigm yang diperkirakan dapat mengumpulkan sekitar $10 miliar akan menempatkannya pada valuasi hingga $100 miliar, menambah tekanan pada dinamika pasar semikonduktor global.
Kondisi ini menempatkan SK Hynix di persimpangan antara kepatuhan regulasi dan kebutuhan pasar. Di satu sisi, perusahaan harus mematuhi batasan ekspor AS untuk menghindari sanksi. Di sisi lain, ia ingin memperbesar produksi NAND flash untuk memenuhi permintaan tinggi di pasar konsumen dan industri data. Menurut sumber anonim, Solidigm berharap peralatan tambahan di Dalian akan meningkatkan output NAND, sekaligus menambah kapasitas produksi di AS melalui pabrik baru yang dipertimbangkan di upstate New York.
Keputusan ini juga mencerminkan strategi AS yang lebih luas untuk mengalihkan produksi semikonduktor ke dalam negeri. Dengan mendorong perusahaan asing membangun fasilitas di AS, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada rantai pasok China. Namun, bagi SK Hynix, menyeimbangkan dua kepentingan tersebut menjadi tantangan logistik dan regulasi yang kompleks.
Jika perjanjian ini berhasil, SK Hynix akan menjadi contoh bagaimana perusahaan multinasional dapat menavigasi kebijakan proteksionis sekaligus memanfaatkan peluang pasar global. Namun, hasil akhirnya masih menunggu persetujuan akhir pemerintah AS dan kelanjutan perundingan antara pihak terkait. Untuk para investor, perkembangan ini menandai potensi perubahan signifikan di pasar semikonduktor, yang dapat mempengaruhi harga komponen, strategi investasi, dan dinamika persaingan di industri teknologi tinggi.
Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.