BREAKING
Tempo Scan Bentuk Yayasan Kasih Mulia, Peduli Difabel-Pasien Kanker
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Sains & Lingkungan

Bak Negeri Asap, Potret Warga Palembang "Tak Terlihat" karena Karhutla

Bak Negeri Asap, Potret Warga Palembang "Tak Terlihat" karena Karhutla
Foto & Sumber: CNBC Indonesia

Kualitas udara di Palembang masih dalam kategori berbahaya, akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumsel.

Susana saat kabut asap kebakaran hutan menyelimuti kota Palembang di Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026). Warga masih beraktivitas di tengah jarak pandang yang sulit. (REUTERS/Abriansyah Liberto)

Mengutip Reuters, kualitas udara di Palembang masih dalam kategori berbahaya, akibat kabut asap dari karhutla yang terjadi di Sumsel. Bahkan angka Konsentrasi Partikulat (PM2.5) tercatat di angka tertinggi selama karhutla yakni 1134,5 µg/m³. (REUTERS/Abriansyah Liberto)

BACA JUGA Hujan Meteor Orionid Hiasi Langit, Ini Jadwal Terbaik Menyaksikannya

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan angka PM.25 meningkat hingga tembus ke angka tertinggi saat dini hari. Angka tersebut tertinggi sejak karhutla terjadi. "Sejak Kamis dini hari PM2.5 memang mencapai angka lebih dari 1000 µg/m³ dengan level berbahaya," katanya. Angka PM.25 sempat mengalami penurunan pada pukul 03.00 WIB di angka 905,7 µg/m³. Namun kembali naik ke 1039, 3 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB dan turun kembali ke 957,73 µg/m³ pada pukul 05.00 WIB. (REUTERS/Abriansyah Liberto)

Wandayantolis juga menjelaskan akibat tebalnya kabut asap tersebut, membuat jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter. "Jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter. Penurunan jarak pandang dipengaruhi oleh adanya kabut, sehingga udara makin terlihat kabur," ujarnya. (REUTERS/Abriansyah Liberto)

BACA JUGA Cegah Karhutla Meluas, Pemerintah Perkuat Strategi Putus Kepala Api

"Pagi ini paling parah," kata seorang warga bernama Rahma kepada CNBC Indonesia. "Jarak pandang makin pendek, ampera sudah tak kelihatan," ujarnya menyebut bahkan melihat orang-orang di sejumlah titik di kota tersebut, seperti wilayah Jakabaring, juga sulit. (REUTERS/Abriansyah Liberto)

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNBC Indonesia. Baca Berita Asli di CNBC Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
PROMO SPESIAL HARI INI Shopee Pilihan Redaksi

Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee

Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.

Cek Promo Kilat →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Meta Diretas, Regulasi AI Disorot, Malaysia Tambah Akses AI Gratis SELANJUTNYA Perusahaan Sawit Jaya Agra Wattie Kena Sanksi Karhutla, Ini Pemiliknya
PROMO SPESIAL HARI INI Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Cek Promo Kilat →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!