BREAKING
Cara Lihat Password Gmail Sendiri di HP dan Laptop
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Ekonomi & Bisnis

Darurat Psikologi Investor: OJK Minta Publik Jaga Emosi di Tengah Anjloknya IHSG 31 Persen

Darurat Psikologi Investor: OJK Minta Publik Jaga Emosi di Tengah Anjloknya IHSG 31 Persen
Foto & Sumber: CNBC Indonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan peringatan keras kepada para investor pasar modal di Indonesia: jangan biarkan emosi mengambil alih kendali finansial Anda.

Peringatan ini dilontarkan di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang dalam kondisi kritis, tergelincir hingga 31,27 persen secara year to date (ytd) atau dari awal tahun hingga Oktober 2026. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Efek OJK, Edi Broto Suwarno, menegaskan bahwa menjadi investor yang tangguh bukan berarti tidak pernah rugi, melainkan kemampuan untuk tetap rasional dan disiplin ketika pasar berdarah.

Pesan ini disampaikan Edi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (14/10/2026), sebuah momen yang kontras dengan euforia Januari 2026 ketika IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) di level 9.174,47. Kini, angka tersebut hanyalah kenangan pahit bagi banyak pemegang saham ritel. Kapitalisasi pasar bursa, yang sebelumnya menggelembung hingga Rp16.000 triliun pada akhir 2025, kini menyusut drastis menjadi Rp10.452 triliun. Dalam hitungan waktu kurang dari setahun, kekayaan pasar modal Indonesia menguap sebesar Rp5.548 triliun atau setara 34,68 persen.

Edi Broto Suwarno menekankan bahwa fluktuasi harga saham adalah keniscayaan yang mengikuti denyut nadi ekonomi dan sentimen global. Kesalahan fatal investor pemula bukanlah membeli saham yang turun, melainkan membeli karena takut ketinggalan (Fear of Missing Out atau FOMO) saat pasar naik, dan menjual karena panik saat pasar anjlok. "Jangan terburu-buru membeli karena melihat orang lain memperoleh keuntungan, sebaliknya jangan pula mengambil keputusan secara panik ya ketika pasar sedang mengalami penurunan," tegasnya.

BACA JUGA Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Dari kacamata ekonomi rakyat, anjloknya IHSG bukan sekadar angka di layar ponsel. Bagi masyarakat kelas menengah yang mengandalkan dividen atau capital gain dari saham sebagai pelengkap gaji, penurunan nilai portofolio sebesar 30 persen mengancam rencana jangka panjang seperti pembayaran sekolah anak atau dana pensiun dini. Jika investor ritel panik dan menjual aset dalam kondisi downtrend, kerugian yang tadinya hanya di atas kertas (kerugian semu) akan menjadi nyata dan permanen.

OJK memberikan panduan teknis untuk membangun "ketahanan investasi" atau resilience agar dompet Anda tidak hancur:

  • Tetapkan Tujuan yang Jelas: Pahami apakah Anda berinvestasi untuk dana darurat, liburan, atau pensiun. Jangka waktu investasi menentukan toleransi risiko Anda.
  • Siapkan Dana Darurat: Jangan gunakan uang sewa rumah bulan depan atau uang belanja dapur untuk炒股 di bursa efek. Pastikan Anda memiliki cadangan tunai minimal 3-6 bulan pengeluaran di luar portofolio saham.
  • Lakukan Diversifikasi: Sebarkan risiko ke berbagai sektor industri atau instrumen keuangan, jangan taruh semua telur dalam satu keranjang saham blue-chip tertentu.
  • Pahami Profil Risiko: Kenali batas toleransi kerugian Anda secara psikologis sebelum membeli satu lembar saham pun.
BACA JUGA OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

Bagi pembaca yang belum masuk atau sedang memegang saham, langkah antisipatif yang paling praktis adalah melakukan review ulang portofolio secara dingin. Hindari mengecek harga saham setiap jam yang hanya memicu kecemasan. Gunakan fitur limit order jika ingin membeli di harga tertentu, dan tetapkan stop-loss yang realistis jika Anda adalah investor jangka pendek. Ingat, pasar modal adalah permainan jangka panjang. Dalam jangka pendek, pasar adalah mesin投票 (voting machine) yang digerakkan oleh sentimen, tetapi dalam jangka panjang, ia adalah timbangan nilai fundamental perusahaan.

Kebijaksanaan OJK kali ini adalah pengingat bahwa literasi keuangan tidak hanya soal menghitung return, tetapi juga mengelola psikologi. Di tengah penyusutan nilai pasar triliunan rupiah, ketangguhan mental adalah aset paling mahal yang dimiliki seorang investor. Jangan biarkan kepanikan mengubah keputusan finansial Anda menjadi penyesalan seumur hidup.

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNBC Indonesia. Baca Berita Asli di CNBC Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
LIFESTYLE & BEAUTY Shopee Pilihan Redaksi

Outfit Kekinian & Skincare Viral Pilihan Warganet

Koleksi fashion terpopuler, serum perawatan kulit, dan parfum aroma mewah bergaransi original.

Cek Koleksi Viral →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI SELANJUTNYA Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!
LIFESTYLE & BEAUTY Outfit Kekinian & Skincare Viral Pilihan Warganet
Cek Koleksi Viral →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!