Eropa Incar "Harta Karun Masa Depan" Vietnam, Indonesia Juga Punya
JAKARTA / INDONESIA — Jakarta, CNBC Indonesia - Uni Eropa (UE) berupaya mempererat hubungan dengan Vietnam untuk mengamankan pasokan mineral kritis dan mengurangi ketergantungan pada China. Langkah ini dilakukan di tengah kekhawatiran gangguan rantai pasokan serta meningkatnya persaingan untuk mendapatkan bahan baku strategis.
Dokumen internal UE yang dilihat Reuters menyebut Vietnam memiliki cadangan mineral penting, termasuk tungsten, logam tanah jarang , antimon, bismut, dan bauksit yang dapat menjadi sumber galium. Mineral-mineral tersebut dibutuhkan untuk berbagai sektor industri, termasuk pertahanan, sementara ekspor Vietnam ke Eropa selama ini terutama mencakup tungsten dan antimon.
"Mengingat kebutuhan Eropa untuk memperkuat persenjataan dan memitigasi risiko secepat mungkin, UE tidak bisa mengabaikan Vietnam sebagai pemasok potensial bahan baku kritis," demikian bunyi dokumen yang disusun delegasi UE di Hanoi, dikutip Rabu (14/10/2026).
Dokumen bertanggal Juni 2026 itu menekankan besarnya cadangan tungsten dan logam tanah jarang Vietnam. Tak hanya itu, dokumen tersebut juga merekomendasikan dukungan finansial bagi industri pertambangan dan pengolahan mineral Vietnam untuk mempertahankan sekaligus memperluas akses Eropa terhadap tungsten, bismut, antimon, dan titanium.
Kerja sama itu juga dipandang sebagai cara untuk menyediakan alternatif pasokan selain China, terutama setelah pembatasan ekspor Beijing mengganggu rantai pasokan Eropa.
Upaya tersebut berpotensi dibahas dalam kunjungan pemimpin Vietnam To Lam ke Brussels yang, menurut empat pejabat Eropa dan Vietnam kepada Reuters, dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.