BREAKING
Kapan Anak Harus Mulai Les Renang? Panduan Praktis untuk Orang Tua di Era Teknologi
KABARVIRAL 62
INDONESIA VERIFIED NEWSROOM
Nasional & Politik

Geger Negara Muslim Larang Hijab di Sekolah, Dianggap Tak Sekuler

Geger Negara Muslim Larang Hijab di Sekolah, Dianggap Tak Sekuler
Foto & Sumber: CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebijakan Azerbaijan yang membatasi penggunaan hijab di sekolah memicu gelombang protes. Ini terjadi setelah sejumlah siswa dan guru dilaporkan dilarang mengikuti kegiatan belajar-mengajar karena mengenakan penutup kepala bagi wanita Muslim.

Aturan yang disahkan melalui amandemen bulan lalu itu menjadi sorotan karena dinilai berbenturan dengan kebebasan beragama. Seorang guru bernama Zahra Hasanova mengaku terluka setelah diberi tahu bahwa ia tidak boleh lagi mengenakan hijab di sekolah.

"Hijab adalah pilihan pribadi, dan jika suatu hari nanti saya ingin melepasnya, itu pun seharusnya menjadi pilihan saya sendiri," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA Kebakaran Melanda Apartemen, Korban Jiwa Berjatuhan

Amandemen tersebut tidak secara eksplisit melarang hijab, tetapi membatasi pakaian di sekolah yang dinilai bertentangan dengan "prinsip sekularisme". Kantor berita negara Azerbaijan, APA, menyatakan aturan seragam itu bertujuan menciptakan standar berpakaian yang seragam di lembaga pendidikan umum negeri. Meski demikian, pakaian yang mencerminkan sejarah, budaya, serta nilai nasional dan moral Azerbaijan dapat digunakan dalam acara perayaan dengan persetujuan dewan sekolah.

Kebijakan ini menuai kritik di negara yang sekitar 96% penduduknya beragama Islam. Konstitusi Azerbaijan memang menetapkan negara tersebut sebagai negara sekuler, tetapi juga menjamin kebebasan beragama. Di media sosial, beredar video siswa yang menangis dan memeluk guru mereka setelah sang guru dilarang masuk sekolah karena mengenakan hijab. Media lokal juga melaporkan aksi boikot kelas di sedikitnya dua sekolah.

BACA JUGA Kapal Pinisi Angkut 30 Orang Tenggelam di Labuan Bajo, 1 Wisatawan Hilang

Penolakan turut disuarakan jurnalis Polad Aslanov yang sedang menjalani hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi pada 2020. Ia melakukan mogok makan untuk memprotes aturan tersebut.

Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNBC Indonesia. Baca Berita Asli di CNBC Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
PROMO SPESIAL HARI INI Shopee Pilihan Redaksi

Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee

Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.

Cek Promo Kilat →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Raline Shah Mundur dari Jabatan Stafsus Menkomdigi SELANJUTNYA Potret Asap Karhutla RI Kepung Malaysia, Kuala Lumpur Diselimuti Kabut
Tautan berhasil disalin ke clipboard!