Update Maskapai Batalkan Penerbangan ke Arab, Bandara Masih Ditutup
JAKARTA / INDONESIA — Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah maskapai internasional membatalkan dan menangguhkan penerbangan ke Arab Saudi menyusul serangkaian serangan terhadap bandara di negara tersebut. Gangguan penerbangan ini berdampak pada rute menuju Riyadh, Jeddah, Dammam, hingga sejumlah kota lainnya.
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dijadwalkan ditutup setidaknya hingga 17 Oktober 2026. Penutupan tersebut dilakukan di tengah peningkatan risiko keamanan dan proses pemeriksaan keselamatan operasional.
Data perusahaan analisis penerbangan Cirium yang dikutip Gulf Business menunjukkan, sebanyak 486 dari 1.048 jadwal keberangkatan dari berbagai bandara di Arab Saudi pada Senin (12/10) dibatalkan atau tidak beroperasi. Angka tersebut setara dengan 46,4 persen dari total penerbangan yang dijadwalkan.
Gangguan bahkan lebih parah sehari sebelumnya. Pada Minggu (11/10), sebanyak 623 dari 1.096 jadwal keberangkatan di seluruh Arab Saudi tercatat dibatalkan atau tidak beroperasi. Di Bandara Riyadh, hampir seluruh penerbangan yang dijadwalkan terdampak.
Emirates membatalkan sejumlah penerbangan dari Dubai menuju Riyadh, termasuk EK815, EK817, dan EK819 pada 13 Oktober. Sejumlah penerbangan menuju Jeddah juga terdampak, sementara beberapa layanan ke Dammam masih tercantum dalam jadwal operasional.
Etihad Airways memperpanjang pembatalan seluruh penerbangan antara Abu Dhabi dan Riyadh hingga 19 Oktober. Sejumlah penerbangan menuju Dammam dan Jeddah juga mengalami pembatalan.
Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.