Ada Kilang LPG Baru di Karawang, Bisa Pasok 10% Konsumsi Warga Jabar
JAKARTA / INDONESIA — Karawang, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia baru saja meresmikan kilang Liquefied Petroleum Gas (LPG) Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Kilang LPG ini diperkirakan bisa memasok 10% konsumsi warga Jabar hingga Jakarta.
Kilang dengan nilai investasi US$ 36,9 juta atau Rp644,5 miliar memiliki kapasitas produksi sebesar 160 metrik ton per hari atau setara dengan 52.800 ton per tahun. Adapun produksi kondensat menghasilkan 320 BBL atau setara dengan 105.600 barrel per tahun.
Menko Bahlil menyampaikan, kilang LPG Cilamaya ini diramal bisa memenuhi sebanyak 10% kebutuhan konsumsi LPG di wilayah Jawa Barat dan Jakarta yang kurang lebih mencapai 1.000 ton - 1.500 ton per hari. "Hari ini kita lakukan peresmian 160 ton, itu berarti 10% konsumi LPG Jabar dan Jakarta bisa dipenuhi dari Kilang ini," ungkap Bahlil saat peresmian Kilang LPG Cilamaya, Kamis (15/10/2026).
"Dengan mengucapkan Bismillah, hari ini tanggal 15 Oktober saya mengajak kita semua untuk mendoakan peresmian Kilang LPG, berjalan dengan baik. Terima kasih," terang Bahlil.
Dirut PT Energi Nusantara Perkasa, Sarjono menguraikan, LPG Cilamaya didesain dengan kapasitas terpasang 40 MMSCF dengan allowance design adalah 10%. "Jadi kira-kira maksimum kapasitas adalah 44 MMSCF. LPG yang diproduksi adalah 160 LPG per hari atau setara dengan 52.800 ton per tahun. Kemudian kondensat menghasilkan 320 BBL atau setara dengan 105.600 barrel per tahun," terang Sarjono, Kamis (15/10/2026).
Sarjono mencatat, total investasi LPG Cilamaya adalah US$ 36 juta, dengan detail US$ 24 juta nilai aset dan pemindahan US$ 12 juta.
Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.