Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya Rp644 M Berkapasitas 160 Ton/Hari
JAKARTA / INDONESIA — Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meresmikan kilang Liquefied Petroleum Gas (LPG) Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Kilang LPG Cilamaya ini merupakan milik PT Energi Nusantara Perkasa bekerjasama dengan PT Euroasiatic Jaya.
Kilang ini memiliki kapasitas produksi sebesar 160 metrik ton per hari atau setara dengan 52.800 ton per tahun. Adapun produksi kondensat menghasilkan 320 BBL atau setara dengan 105.600 barrel per tahun.
Sementara itu, nilai investasi dari proyek kilang LPG Cilamaya ini mencapai US$ 36 juta atau Rp644,5 Miliar (kurs Rp17.934 per US$).
Bahlil menguraikan, bahwa kapasitas LPG di Indonesia tidak lebih dari 8 juta ton. Maka dari itu, untuk memenuhi kebutuhan Indonesia masih melakukan impor LPG sebanyak 7 juta - 8 juta ton per tahun.
Saat ini, Indonesia memang melakukan ekspor gas, hanya saja spesifikasi ekspor gas tersebut untuk Liquefied Natural Gas (LNG) atau berbahan baku C1-C2. "Tidak cocok untuk LPG. Jadi saya apresiasi Pertamina, PT ENP yang memberikan kontribusi terbaik untuk ibu Pertiwi," terang Bahlil dalam peresmian Kilang LPG Cilamaya, Kamis (15/10/2026).
Kilang LPG Cilamaya ini diramal bisa memenuhi sebanyak 10% kebutuhan konsumsi LPG di wilayah Jawa Barat dan Jakarta yang kurang lebih mencapai 1.000 ton - 1.500 ton per hari. "Hari ini kita lakukan peresmian 160 ton, itu berarti 10% konsumsi LPG Jabar dan Jakarta bisa dipenuhi dari Kilang ini," ungkap Bahlil.
Koleksi Promo Terlaris & Diskon Kilat Shopee
Penawaran produk terfavorit pilihan warganet dengan voucher cashback, diskon kilat, dan bebas ongkir.
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat
Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.