BREAKING
Pengguna WhatsApp Kini Bisa Telepon Pengguna Lain yang Tak Punya Akun
KABARVIRAL 62
KURASI & RINGKASAN BERITA
Nasional & Politik

Prabowo Dorong Percepatan Transformasi secara Menyeluruh di PLN

Prabowo Dorong Percepatan Transformasi secara Menyeluruh di PLN
Foto & Sumber: CNBC Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kecepatan transformasi menyeluruh di PT PLN (Persero) pada sesi Squawk Box CNBC Indonesia, Kamis (15/10/2026).

PLN, sebagai perusahaan milik negara, mengelola hampir semua jaringan listrik di Indonesia. Pada 2025, PLN melaporkan konsumsi listrik 1,3 triliun kWh dengan biaya operasional mencapai Rp 9 triliun. Meskipun pendapatan meningkat, margin tetap rendah karena biaya modal, tarif, dan biaya distribusi yang tinggi. Transformasi yang diusulkan Prabowo bertujuan mengatasi ketidakseimbangan ini dan memposisikan PLN sebagai pemain utama dalam pasar energi terbarukan.

Model Bisnis Baru

Prabowo menyoroti tiga pilar utama dalam model bisnis PLN yang akan direvisi:

BACA JUGA Said Iqbal Minta PT Pos Perjelas Status Hubungan Kerja Para Pekerja
  • Desentralisasi Operasional – Mempercepat proses pengambilan keputusan di level daerah sehingga respons terhadap gangguan dan kebutuhan lokal dapat lebih cepat.
  • Diversifikasi Pendapatan – Menambah layanan baru seperti penyediaan energi terbarukan, sistem penyimpanan baterai, dan solusi energi digital (smart grid).
  • Revisi Struktur Modal – Meningkatkan efisiensi penggunaan modal dengan memperbaiki struktur hutang dan mengoptimalkan investasi pada proyek infrastruktur kritis.

Pendekatan ini bertujuan menurunkan biaya distribusi, mempercepat penyaluran tarif, dan meningkatkan daya saing PLN di era energi digital.

Transisi Energi Bersih

Di sisi energi bersih, Prabowo menegaskan bahwa PLN harus menjadi pelopor dalam mengintegrasikan sumber energi terbarukan ke jaringan nasional. Beberapa langkah konkret yang diusulkan meliputi:

  • Peningkatan Kapasitas Tenaga Surya dan Angin – Menargetkan penambahan 20 GW kapasitas terbarukan pada 2030, dengan fokus pada proyek berbasis lahan terbuka di Jawa Barat, Sulawesi, dan Kalimantan.
  • Pengembangan Smart Grid – Memanfaatkan teknologi IoT dan AI untuk memonitor aliran energi secara real‑time, sehingga dapat mengoptimalkan distribusi dan mengurangi pemborosan.
  • Penurunan Emisi – Menggantikan pembangkit batu bara dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit tenaga surya di daerah terpencil.

Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PLN, lembaga keuangan, dan sektor swasta untuk memfasilitasi pendanaan proyek energi bersih, sekaligus melindungi konsumen dari biaya tambahan yang tidak wajar.

Tantangan dan Peluang

Meski transformasi ini menawarkan peluang besar, tantangan tidak sedikit. PLN masih menghadapi:

  • Tingkat Utang Tinggi – Sebanyak 80% dari total aset PLN masih terikat pada utang jangka panjang.
  • Keterbatasan Infrastruktur – Beberapa jaringan masih menggunakan teknologi lama yang kurang efisien.
  • Regulasi Tarif – Tarif listrik masih diatur ketat, sehingga perubahan struktur tarif memerlukan persetujuan regulasi yang panjang.
BACA JUGA Buruh Desak Pemerintah Batasi Outsourcing, Hapus Pesangon 0,5 Kali

Di sisi lain, peluang muncul dari tren global menuju desentralisasi energi dan peningkatan permintaan energi bersih. PLN yang berhasil menyesuaikan diri dapat menjadi contoh bagi negara berkembang lain, sekaligus meningkatkan kemandirian energi nasional.

Dampak bagi Rakyat

Bagi konsumen, transformasi ini diharapkan dapat menstabilkan tarif listrik dan memperluas akses listrik terbarukan, terutama di wilayah pedalaman. Selain itu, peningkatan efisiensi operasional PLN dapat mengurangi biaya distribusi, sehingga potensi kenaikan tarif menjadi lebih terkendali.

Namun, masyarakat juga harus waspada terhadap risiko kenaikan tarif jangka pendek akibat investasi infrastruktur baru. OJK dan regulator energi diharapkan tetap melakukan pengawasan ketat agar kepentingan konsumen tetap terjaga.

Prabowo menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak—pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat—untuk bersinergi. “PLN bukan hanya jaringan listrik, tapi juga jantung ekonomi Indonesia. Transformasi ini harus didorong oleh semangat inovasi, transparansi, dan keadilan bagi semua pemangku kepentingan,” ujarnya.

Sumber: CNBC Indonesia (Jurnal, 15/10/2026).

Akses Liputan Penuh • Bebas Biaya • KabarViral 62
Dikutip & dirangkum dari liputan lapangan CNBC Indonesia. Baca Berita Asli di CNBC Indonesia →
Bagaimana tanggapan Anda atas liputan ini?
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menanggapi liputan ini.
GADGET & ELEKTRONIK Shopee Pilihan Redaksi

Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari

Koleksi charger GaN, TWS noise-cancelling, kabel braided, dan stand HP terlaris diskon hingga 60%.

Cek Promo Gadget →
HOSTING & DOMAIN Exabytes Indonesia
Promo Domain .ID & Cloud Server Cepat

Solusi domain murah, server NVMe cepat, dan proteksi SSL resmi.

Cek Promo →
SEBELUMNYA Viral Pria Berbaju Ojol Jual Bensin Rp 200 Ribu Sebotol ke Bule Canggu SELANJUTNYA Negara Korban Karhutla Nambah Lagi, Sampai Tutup Sekolah 3 Hari
GADGET & ELEKTRONIK Aksesoris Gadget & Fast Charging Paling Dicari
Cek Promo Gadget →
Tautan berhasil disalin ke clipboard!